• Jumat, 2 Desember 2022

KPK Cetak Sejarah Dengan Tertangkapnya Hakim Agung, Berikut Pembahasannya

- Sabtu, 24 September 2022 | 13:23 WIB
KPK Cetak Sejarah Dengan Tertangkapnya Hakim Agung, Berikut Pembahasannya (Istimewa)
KPK Cetak Sejarah Dengan Tertangkapnya Hakim Agung, Berikut Pembahasannya (Istimewa)

KILAS.CO - Seorang Hakim Agung Sudrajad Dimyati ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap pengurusan perkara di dalam Mahkamah Konstitusi (MA).

Diketahui Hakim Agung Sudrajad Dimyati terjerat kasus suap tersebut bersamadengan sederet pejabat lainnya.

Sudrajad Dimyati ditangkap KPK atas dugaan suap pengurusan perkara di MA. Dia diduga menerima uang suap sebesar Rp800 juta.

Dan karena hal tersebut kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencetak sejarah baru lantaran pertama kalinya menetapkan Hakim Agung menjadi tersangka kasus suap.

Baca Juga: KPK Tetapkan Sudrajad Dimyati Sebagai TersangkaBaca Juga: KPK Tetapkan Sudrajad Dimyati Sebagai Tersangka

Diketahui, Hakim Agung Sudrajad Dimyati ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 23 September 2022.

Sudrajad Dimyati pun akan berada di balik jeruji sel selama 20 hari ke depan, terhitung mulai dari 23 September 2022 hingga 12 Oktober 2022 di Rutan KPK, Kavling C1.

Terkait penangkapan Sudrajad Dimyati itu, pihak Mahkamah Agung (MA) pun akan melakukan pemberhentian sementara terhadap Hakim Agung yang terlibat kasus korupsi tersebut.

Kebijakan itu disampaikan langsung oleh Ketua Kamar Pengawasan MA Zahrul Rabain. Ia mengatakan bahwa pemberhentian sementara yang ditetapkan untuk Sudrajad Dimyati merupakan ketentuan yang sesuai dalam peraturan dan perundang-undangan.

"Kemudian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan kalau atau jika aparatur pengadilan itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan maka MA akan mengeluarkan surat pemberhentian sementara terhadap aparatur tersebut guna menghadapi pemeriksaan dengan sebaik-baiknya," katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Sabtu, 24 September 2022.

Halaman:

Editor: Ayun Hapsari

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X