• Jumat, 30 September 2022

Suasana Mencekam Dirumah Ferdy Sambo Saat Digeledah Brimob Beserta Kronologinya

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:09 WIB
Suasana Mencekam di Rumah Ferdy Sambo Saat Digeledah Brimob Beserta Kronologinya
Suasana Mencekam di Rumah Ferdy Sambo Saat Digeledah Brimob Beserta Kronologinya

KILAS.CO - Tim Khusus (Timsus) masih melakukan penyelidikan terkait kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Khusus (Timsus) Polri akan dilakukan di tiga lokasi. Tiga lokasi itu masing-masing di Kompleks Duren Tiga Nomor 58, Jalan Saguling, dan di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Irjen Pol. Dedi Prasetyo selaku Kepala Divisi Humas Polri mengatakan bahwa ketiga lokasi itu adalah rumah dari Irjen Pol Ferdy Sambo, tersangka penembakan Brigadir J.

Baca Juga: Inilah Sosok yang Berhasil Buat Bharada E Bongkar Kejahatan Ferdy Sambo dan Komplotannya

“Penyidik Timsus melakukan penggeledahan di tiga lokasi. Di Duren Tiga nomor 58, kemudian di Saguling dan satu lagi di Jalan Bangka,” kata Dedi dikutip Pikiran-rakyat.com dari Antara pada 10 Agustus 2022.

Dia mengatakan, proses penggeledahan di tiga lokasi tersebut telah mendapat izin dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tujuan dilakukannya penggeledahan yakni untuk mencari barang bukti yang terkait kasus penembakan terhadap Brigadir J di tempat kejadian perkara (TKP) Duren Tiga.

Baca Juga: Kejadian Sebenarnya di Hari Penembakan Brigadir J Pada 8 Juli 2022 Lalu

“Hasilnya apa, karena masih berproses dugaan nanti akan disampaikan kepada teman-teman semua,” katanya.

Dikutip dari PikiranRakyat.com dari artikel yang berjudul Rumah Ferdy Sambo Digeledah, Suasana Mencekam, Brimob Lakukan Penjagaan

Kegiatan penggeledahan tersebut mendapatkan penjagaan ketat dari personel Brimob dengan seragam dan peralatan lengkap, kendaraan taktis, serta dipasang garis polisi di sekitar kegiatan.

Baca Juga: Ungkap Kejadian Sebenarnya Dibalik Kasus Penembakan Brigadir J, Ferdy Sambo Ditetetapkan jadi tersangka

Menurutnya, penjagaan ketat dilakukan atas permintaan penyidik Timsus Polri terkait masalah upaya penggeledahan di tiga lokasi.

“Itu diskresi dari penyidik. Kalau penyidik melihat hal seperti itu, ya penyidik seperti itu penyidik meminta bantuan untuk back-up pengamanan dalam proses penggeledahan,” ujarnya.

Waktu penggeledahan dilakukan pada Selasa, 9 Agustus 2022 sore, sebelum Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengumumkan Irjen Pol. Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Komnas HAM Berencana Periksa Ferdy Sambo Pada Kamis 11 Agustus Besok, Terkait Penembakan Brigadir J

Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka bersama dua ajudannya, yaitu Bharada E dan Bripka RR. Sementara satu tersangka lain berinisial KM.

Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun penjara.

Dalam konferensi pers 9 Agustus 2022, Kabareskrim Agus Andrianto mengungkapkan peran dari para tersangka.

RE melakukan penembakan terhadap korban, RR dan KM membantu dan menyaksikan penembakan, sedangkan FS membuat skenario seolah-olah terjadi peristiwa tembak-menembak.***

Editor: Ayun Hapsari

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Mengadu Ke Pengadilan, Tak Terima Dipecat?

Sabtu, 24 September 2022 | 18:50 WIB

Berikut Peringatan BMKG Terkait Dengan Gempa Aceh

Sabtu, 24 September 2022 | 18:05 WIB

Soal Kasus Suap Hakim Agung, KPK Kini Geledah MA

Sabtu, 24 September 2022 | 17:29 WIB

Soal Kasus Suap Hakim Agung, KPK Kini Geledah MA

Sabtu, 24 September 2022 | 14:15 WIB

KPK Tetapkan Sudrajad Dimyati Sebagai Tersangka

Sabtu, 24 September 2022 | 13:10 WIB

Terkait Dengan Kasus Suap MA, Begini Tanggapan Mahfud MD

Sabtu, 24 September 2022 | 09:58 WIB
X