• Jumat, 19 Agustus 2022

Mengetahui Tentang Pasal 338 KUHP yang Jadi Dasar Penangkapan Bharada E

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:08 WIB
Mengetahui Tentang Pasal 338 KUHP yang  Jadi Dasar Penangkapan Bharada E (Twitter/@widyasari813)
Mengetahui Tentang Pasal 338 KUHP yang Jadi Dasar Penangkapan Bharada E (Twitter/@widyasari813)

KILAS.CO - Saat ini kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J sedang hangat diperbincangkan, pasalnya sudah lama kasus ini tidak kunjung menemukan titik terang.

Sekarang kasus ini sudah mulai mendapatkan secercah cahaya penerang di mana Bharada E di tetapkan sebagai tersangka dalam kasusus polisi tembak polisi tersebut.

Meskipun demikian, kasus ini masih memiliki banyak hal yang belum terungkap, tentang apa yang sebenarnya terjadi di kediaman Ferdy Sambo tersebut. 

Penangkapan Bharada E ini berdasarkan pada Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 55 dan 56 terkait kasus penembakan terhadap Brigadir J.

Baca Juga: Ferdy Sambo Turut Berbelasungkawa Atas meninggalnya Brigadir J,

Kini, setelah hampir satu bulan Polri akhirnya menetapkan Bharada E alias Bharada Richard Eliezer sebagai tersangka kasus baku tembak dengan sangkaan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56.

Hal itu dilakukan menyusul penetapan tersangka terhadap Bharada E dalam insiden penembakan di kediaman Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

"Dengan sangkaan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian saat konferensi pers di Mabes Polri, Rabu, 3 Agustus 2022.

Adapun Pasal 338 KUHP tersebut berbunyi "Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun".
Sementara itu, pasal sangkaan Bharada E dikaitkan (juncto) dengan pasal 55 dan 56 KUHP yang berbunyi.

Halaman:

Editor: Ayun Hapsari

Sumber: Teras Gorontalo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X