• Selasa, 28 Juni 2022

Anggota DPR Pertanyakan Harga Tiket Candi Borobudur yang Tak Masuk Akal

- Senin, 6 Juni 2022 | 17:18 WIB
Anggota DPR Pertanyakan Harga Tiket Candi Borobudur (Instagram.com/@borobudurpark)
Anggota DPR Pertanyakan Harga Tiket Candi Borobudur (Instagram.com/@borobudurpark)

KILAS.CO - Kabar naiknya harga tiket masuk ke Candi Borobudur tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat Indonesia.

Pasalnya kenaikan harga tiket Candi Borobudur dinilai tidak masuk akal dan dianggap memberatkan calon wisatawan karena mengingat tarifnya yang melambung tinggi.

Disampaikan anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Yevri Sitorus, Beliau mempunyai penilaian yang sama.

Dalam keterangannya, Deddy mempertanyakan alasan naiknya harga tiket ke puncak Candi Borobudur yang belakangan disebut-sebut menjadi Rp750.000 untuk turis lokal dan 100 dolar AS untuk wisatawan asing.

Menurut Deddy, harga tiket Candi Borobudur tersebut tidaklah masuk akal apabila alasan di balik naiknya tarif itu untuk konservasi situs warisan.

Baca Juga: Ini Dia Peraturan Beli Tiket Online Candi Borobudur Setelah Wacana Kenaikan Harga

"Bagi saya tidak masuk akal kalau alasannya adalah konservasi, lebih cenderung komersialisasi," kata Deddy melalui keterangannya yang diterima, di Bogor, Senin, 6 Juni 2022.

Dia menilai, jika niatnya hendak membatasi jumlah pengunjung naik ke Candi Borobudur dengan kuota 1.200 orang per harinya, maka tak harus dengan menaikkan harga tiket.

Dikutip Kilas.co dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul “Naiknya Harga Tiket Candi Borobudur Dianggap Tidak Masuk Akal, Anggota DPR Pertanyakan Alasan Sesungguhnya”

Halaman:

Editor: Ayun Hapsari

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X