• Selasa, 28 Juni 2022

Internet di Indonesia Lambat dan Mahal, Ini Kata World Bank

- Jumat, 3 Juni 2022 | 16:03 WIB


KILAS.CO – Selama sepuluh tahun terakhir tercatat peningkatan penggunaan internet di Indonesia hamper empat kali lipat.

Jaringan 4G/LTE merupakan layanan internet yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet di Indonesia yang tersambung melalui device mobile.

Akan tetapi disisi lain terjadinya peningkatan tersebut, dengan harga yang dianggap cukup mahal internet di Indonesia masih terbilang lambat.

Dalam peringkat ITU (International Telecommunication Union) 2019 untuk biaya berlangganan, Indonesia berada di peringkat 131 dalam keterjangkauan dari 200 negara dan wilayah yang diamati.

Artinya Indonesia adalah salah satu pasar broadband tetap yang paling mahal dari negara-negara tersebut.Baca Juga: Nasib Startup di Tangan Pasar Setelah Terancam Gulung TikarBaca Juga: Nasib Startup di Tangan Pasar Setelah Terancam Gulung Tikar

Hal itu juga yang mempengaruhi jumlah pengguna internet berlangganan dalam rumah tangga di Indonesa.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari World Bank ada 44 persen rumah tangga Indonesia mengeluhkan biaya tinggi sebagai alasan utama mereka tidak berlangganan layanan broadband tetap.

Selain biaya yang mahal, kualitas layanan internet di Indonesia termasuk yang terendah dibandingkan dengan negara tetangga ASEAN.

Indonesia mencatat kecepatan download mobile broadband paling lambat kedua yakni 17,24 Mbps sedikit diatas Kamboja yang memiliki kecepatan16,4 Mbps.

Lalu mengapa internet di Indonesia mahal dengan kecepatan rendah?

Halaman:

Editor: Ayun Hapsari

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X