• Selasa, 28 Juni 2022

Lantamal VII Antisipasi Penyulundupan Barang Ilegal dari Luar Negeri

- Senin, 30 Mei 2022 | 06:35 WIB
Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI Noildy Tangka (tengah) saat memberikan keterangan tentang digagalkannya penyulundupan 114 ayam oleh tim Tim Second Fleet Quick Respon Lantamal VIII. ANTARA/Jorie Darondo (Jorie Darondo)
Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI Noildy Tangka (tengah) saat memberikan keterangan tentang digagalkannya penyulundupan 114 ayam oleh tim Tim Second Fleet Quick Respon Lantamal VIII. ANTARA/Jorie Darondo (Jorie Darondo)

KILAS.CO - Berbagai langkah antisipasi sudah dilakukan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII yang berpusat di Kota Manado, Sulawesi Utara utnuk mencegah beredarnya barang ilegal yang diselundupkan dari luar negeri.

Menurut Komandan Lantamal VIII (Danlantamal VIII) Laksamana Pertama TNI Nouldy Tangka, di Kota Manado, hari minggu kemarin, menyampaikan bahwa TNI AL bersama-sama dengan berbagai pihak akan terus melakukan operasi yang berkeseinambungan untuk mengantisipasi beredarnya barang ilegal dari luar negeri.

"Baik itu barang ilegal berupa hewan, hortikultura ataupun senjata," ungkap Danlantamal dalam  keterangan pers tentang  keberhasilan  Tim Second Fleet Quick Respon (SFQR) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII  menggagalkan  penyelundupan 114 ayam yang diduga dari Filipina.

Baca Juga: Jerman Inginkan Kerja Sama Suplai Batu Bara dari Indonesia

Danlantamal menambahkan, kemungkinan masuknya barang ilegal dari luar negeri masih bisa terjadi karena Sulawesi Utara berada di wilayah perbatasan,

"Karena banyaknya 'pelabuhan tikus' di wilayah kerja Lantamal VIII, sehingga kami mengintensifkan segala sesuatu untuk operasi, baik yang bersifat rutin maupun bersifat spontanitas atau dadakan,"katanya.

Ia juga menambahkan  upaya tersebut bertujuan untuk mengurangi atau mengeliminir penyelundupan barang ilegal masuk. ***

Editor: Suyahman

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X